Look At Me 1-Samsung

Gangguan autisme kini banyak ditemui. Menurut data dari Austism Sociecty, pada 2014, jumlah penderita autisme mencapai satu persen dari seluruh penduduk dunia. Persentase itu bisa bertambah karena sejak 2002, penderitanya terus meningkat antara enam hingga 15 persen per tahun.

Biasanya penderita autisme memiliki masalah dalam hubungan sosial. Mereka sulit berinteraksi dengan orang lain, seperti memiliki “dunia” sendiri. Jangankan berbicara, sekadar melakukan kontak mata dengan orang lain bukan perkara mudah bagi mereka.

Jelas saja, hal itu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Skill sosial sangat dibutuhkan dalam hidup. Bagaimana penderita autisme bisa menjalani kehidupan jika tidak memiliki kemampuan bersosialisasi? Kemandirian hidup perlu diajarkan dan hal itu bisa terjadi hanya dengan interaksi.

Belum lagi perasaan berat yang dirasakan oleh orang-orang terdekat. Mereka tidak akan bisa mengekspresikan rasa sayang karena tidak ada kontak dan interaksi yang dapat dilakukan dengan penderita austime.

Kondisi mengenaskan ini mendorong Samsung untuk bekerjasama dengan sejumlah dokter dan ilmuwan dari Seoul National University Bundag Hospital dan Yonsei University Department of Psychology. Mereka berupaya menghadirkan solusi dengan merilis aplikasi Look At Me.

Look At Me 1-Atlantablackstar

Aplikasi ini dibuat dengan tujuan meningkatkan kemampuan berinteraksi penderita autisme dengan pihak lain. Kehadirannya didasari temuan bahwa penderita autisme cenderung menyukai interaksi dengan perangkat digital.

Di dalam aplikasi Look At Me, terdapat sejumlah permainan dan teknologi pengenalan wajah dengan memanfaatkan foto. Pengguna bisa memakainya untuk belajar melakukan kontak mata dengan orang lain. Selain itu, ada pula permainan pengenalan ekspresi wajah yang berbeda. Semua dikemas dalam format games yang menyenangkan dan tentu saja mudah digunakan.

Samsung mencoba melihat manfaat aplikasi Look At Me dengan mengenalkannya kepada 20 orang anak penderita autisme. Dalam delapan minggu, mereka diajari untuk memanfaatkannya dan bermain dengan aplikasi tersebut. Hasilnya terdapat perkembangan positif dalam interaksi sosial mereka.

“Sebanyak 60 persen anak tersebut menunjukkan perkembangan dalam membuat kontak mata. Mereka juga lebih mudah mengenal beragam ekspresi wajah. Aplikasi ini akan membantu anak dalam meningkatkan persepsi dan ragam ekspresi seperti senang, kaget, ataupun takut,” ucap Professor Kyong-Mee Chung dari Yonsei University.

Look At Me bisa diunduh secara gratis di Google Play. Selain bisa disematkan di berbagai jenis Samsung smartcamera, produk lain seperti beragam jenis smartphone dan tablet Samsung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s