Tips Belajar Mahasiswa

Sebagai mahasiswa, belajar akan menjadi kegiatan sehari-hari yang sering dilakukan. Supaya bisa melakukannya, mahasiswa perlu tahu cara belajar yang efektif.

Belajar menjadi keseharian bagi mahasiswa. Untuk menyerap ilmu yang diperoleh sebaik mungkin, mahasiswa perlu mempelajari materi yang sudah dipaparkan dosen. Mahasiswa juga wajib mempelajarinya kembali ketika hendak menjalani ujian demi mendapatkan hasil terbaik.

Sejatinya belajar bisa dilakukan dengan cara apa pun. Tidak ada cara belajar yang benar-benar tepat untuk semua orang. Pasalnya, proses belajar merupakan aktivitas personal yang ditentukan oleh setiap pribadi.

Meski begitu, secara umum terdapat panduan cara belajar yang efektif. Hal ini bisa membantu mahasiswa yang belum menemukan metode efisiennya sendiri. Sebelum melakukannya, ketahui teknik belajar yang umum dikenal.

TEKNIK BELAJAR YANG EFISIEN

Belajar memang proses yang personal. Setiap orang memiliki cara dan metode sendiri yang membuatnya lebih cepat menangkap materi yang dipaparkan. Namun, ada kalanya, langkah tersebut kurang efektif karena tidak terstruktur. Untuk itu, mahasiswa tetap perlu mengenal teknik belajar yang efisien.

Departemen Psikologi Universitas California San Diego memaparkan teknik belajar yang efektif. Mereka memperlihatkan bahwa ada dua cara yang secara sains sudah terbukti efisien. Cara-cara itu sanggup membuat orang bisa belajar dengan lebih cepat dan mendalam.

 

  • Spaced Practice

 

Teknik ini ditandai dengan cara belajar yang membagi prosesnya menjadi beberapa kali sesi dalam jangka waktu tertentu. Secara mudah misalnya belajar satu materi setiap satu jam setiap dua hari sekali dalam jangka waktu satu bulan.

Teknik spaced practice ini dikenal sebagai salah satu cara belajar yang efektif. Mahasiswa bisa mempraktikkannya untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Mereka dapat mengatur waktu belajar secara kontinu dan konsisten sampai hari H.

Selain tepat untuk persiapan tes, teknik ini juga dirasa efisien dalam daya ingat jangka panjang. Orang yang mempraktikkannya akan memahami materi lebih mendalam, sehingga pemahamannya tidak akan mudah hilang dalam jangka waktu lama.

Akan tetapi, untuk mempraktikkannya tidak mudah. Butuh disiplin dan komitmen tinggi. Sebab, proses belajar dilakukan secara kontinu dalam jangka waktu tertentu. Ini tidak gampang dijalani.

  • Retrieval Practice

Retrieval Practice merupakan teknik belajar yang berbeda. Dalam cara ini, seseorang tidak berusaha mengingat materi kala mempelajarinya, namun justru membuat ujian sendiri untuk menakar pemahamannya. Singkat kata, proses belajar dilakukan dengan tes yang dibuat sendiri.

Mahasiswa bisa melakukannya dengan mempelajari materi sebelumnya. Sesudah itu, buat tes sendiri untuk melihat pemahaman secara pribadi. Bentuk ujian bisa berbeda-beda, tergantung dengan kegemaran sendiri.

Teknik ini sangat efektif untuk menghadapi ujian yang berat. Mahasiswa bisa mencoba membuat tes sendiri semirip mungkin dengan yang akan dihadapi. Cara ini akan membiasakan mereka menghadapi ujian sesungguhnya.

Mahasiswa membutuhkan kesiapan mental untuk melakukan Retrieval Practice. Mereka diharuskan tidak mudah menyerah ketika belum paham satu materi. Mahasiswa diminta terus mengulang materi hingga benar-benar mendapat jawaban yang tepat.

KONDISI UNTUK BELAJAR EFEKTIF

Teknik belajar yang efektif sudah dipahami. Namun, agar bisa melakukannya diperlukan kondisi khusus. Inilah yang akan membantu mahasiswa bisa menjalani proses belajar dengan lebih efisien.

Kondisi-kondisi ini dapat disiapkan oleh siapa saja yang ingin belajar dengan lebih baik. Mahasiswa perlu mengetahuinya supaya cara belajar yang dijalaninya mampu mendukung perkuliahan yang dilakukan.

Apa sajakah itu? Berikut ini beberapa di antaranya.

Segera Mengontrol Diri Sendiri

Untuk menciptakan kondisi belajar yang efektif, faktor diri sendiri berperan penting. Mahasiswa diwajibkan sanggup mengontrol dirinya untuk menciptakan kondisi belajar yang ideal.

Kontrol diri yang dimaksud berkaitan dengan banyak hal. Mahasiswa bisa memulainya dengan membuat jadwal belajar sesuai dengan materi yang dipaparkan. Di sini kendali diri pribadi sangat penting karena mahasiswa harus berdisiplin dan berkomitmen untuk menghargai jadwal-jadwal belajar yang sudah dibuat.

Selain itu, mahasiswa juga wajib menanamkan mentalitas positif selama belajar. Mereka mesti menjaga suasana belajar terasa menyenangkan. Tujuan belajar dapat pula dijadikan penyemangat untuk selalu mau mempelajari materi yang diperoleh. Misalnya mematok target untuk meraih nilai terbaik di satu bidang.

Untuk membantu semua hal tersebut tercipta, mahasiswa bisa mengondisikan ruangan tempat belajar terasa nyaman. Mereka bisa memilih lokasi yang terbaik atau sekadar mengatur suhu ruangan yang pas agar belajar menyenangkan.

Kembangkan Teknik yang Tepat

Ketika mampu mengontrol diri sendiri, mahasiswa bisa memilih teknik belajar yang tepat supaya proses pembelajaran menjadi efektif. Mahasiswa dapat mencari mana cara belajar yang paling efisien bagi diri sendiri.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan mencoba teknik yang diketahui. Sebagai contoh mahasiswa bisa mempraktikkan Spaces Practice atau Retrieval Practise. Setelah dijalani, mereka bisa tahu mana yang dirasa paling membantu dalam belajar.

Namun, itu bukan teknik belajar yang mutlak. Setiap pribadi bisa membuat cara sendiri yang paling tepat. Cobalah menemukannya dengan mencoba beragam metode lain seperti membaca, mengulang, dan mengulas atau melakukan tes dan membuat kesimpulan sendiri.

Berbagai teknik itu dibuat supaya mahasiswa menemukan kondisi belajar yang pas. Jika sudah memilikinya, proses belajar bisa dilakukan dengan cepat.

Lawan Gangguan

Banyak sekali kegagalan mahasiswa dalam studi disebabkan oleh hal sepele seperti gangguan dari luar. Karena tidak diatasi, hal tersebut membuat konsentrasi belajar hilang sehingga mahasiswa tidak memahami materi dengan baik.

Bentuk gangguan beragam. Paling sederhana keberadaan ponsel. Mahasiswa bisa tergoda untuk sekadar membukanya untuk membalas pesan atau malah menghabiskan waktu di media sosial. Segera matikan ponsel ketika belajar jika dirasa membantu untuk berkonsentrasi.

Gangguan lain juga bisa berupa kemalasan. Mahasiswa tidak mau meluangkan waktu belajar dan lebih memilih menghabiskannya untuk bersantai-santai. Hal ini sering memakan waktu panjang sehingga kegiatan belajar dilupakan. Cobalah untuk melawan gangguan semacam ini.

Ada kalanya muncul rasa bosan akibat menjalani rutinitas seperti belajar. Ini sangat manusiawi. Mahasiswa hanya perlu menyiasatinya. Tidak ada salahnya untuk sesekali bersantai atau belajar di tempat lain untuk mengatasi kebosanan. Pilih saja yang paling tepat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s